09.41

"If I Never See Your Face Again"

posted under by faizah | Edit This
Now as the summer fades
I let you slip away
You say I’m not your type
But I can make you sway

It makes you burn to learn
You’re not the only one
I'd let you be if you
put down your blazing gun

Now you’ve gone somewhere else
Far away
I don’t know if I will find you (find you, find you)
But you feel my breath
On your neck
Can’t believe I’m right behind you (right behind you)

‘Cause you keep me coming back for more
And I feel a little better than I did before
And if I never see your face again
I don’t mind
‘Cause we gone much further than I thought we'd get tonight

Sometimes you move so well
It’s hard not to give in
I’m lost, I can’t tell
Where you end and I begin

It makes me burn to learn
You’re with another man
I wonder if he’s half
The lover that I am

Now you’ve gone somewhere else

Far away
I don’t know if I will find you (find you, find you)
But you feel my breath
On your neck
Can’t believe I’m right behind you (right behind you)

‘Cause you keep me coming back for more
And I feel a little better than I did before
And if I never see your face again
I don’t mind
‘Cause we gone much further than I thought we'd get tonight

Baby, baby
Please believe me
Find it in your heart to reach me
Promise not to leave me behind
(Promise not to leave me behind)

Take me down, but take it easy
Make me think but don’t deceive me
Talk to me bout taking your time
(Talk to me, talk to me)

‘Cause you keep me coming back for more
And I feel a little better than I did before
And if I never see your face again
I don’t mind
‘Cause we gone much further than I thought we'd get tonight

‘Cause you keep me coming back for more
And I feel a little better than I did before
And if I never see your face again
I don’t mind
‘Cause we got much further than I thought we'd get tonight

09.41

"Makes Me Wonder"

posted under by faizah | Edit This


[Verse]
I wake up with blood-shot eyes
Struggled to memorize
The way it felt between your thighs
Pleasure that made you cry
Feels so good to be bad
Not worth the aftermath, after that
After that
Try to get you back

[Bridge]
I still don't have the reason
And you don't have the time
And it really makes me wonder
If I ever gave a fuck about you

[Chorus]
Give me something to believe in
Cause I don't believe in you anymore
Anymore
I wonder if it even makes a difference to try
(Yeah)
So this is goodbye

[Verse]
God damn my spinning head
Decisions that made my bed
Now I must lay in it
And deal with things I left unsaid
I want to dive into you
Forget what you're going through
I get behind, make your move
Forget about the truth

[Bridge]
I still don't have the reason
And you don't have the time
And it really makes me wonder
If I ever gave a fuck about you

[Chorus]
Give me something to believe in
Cause I don't believe in you anymore
Anymore
I wonder if it even makes a difference,
It even makes a difference to try
And you told me how you're feeling
But I don't believe it's true anymore
Anymore
I wonder if it even makes a difference to cry
(Oh no)
So this is goodbye

[Breakdown]
I've been here before
One day I'll wake up
And it won't hurt anymore
You caught me in a lie
I have no alibi
The words you say don't have a meaning
Cause

[Bridge]
I still don't have the reason
And you don't have the time
And it really makes me wonder
If I ever gave a fuck about you
And I...and so this is goodbye

[Chorus]
Give me something to believe in
Cause I don't believe in you anymore
Anymore
I wonder if it even makes a difference,
It even makes a difference to try
And you told me how you're feeling
But I don't believe it's true anymore
Anymore
I wonder if it even makes a difference to cry
(Oh no)
So this is goodbye
So this is goodbye, yeah [x3]
(Oh no)

09.41

Maroon 5 - Makes Me Wonder

posted under by faizah | Edit This
I wake up with blood-shot eyes
Struggled to memorize
The way it felt between your thighs
Pleasure that made you cry

Feels so good to be bad
Not worth the aftermath
After that, after that
Try to get you back

I still don't have the reason
And you don't have the time
And it really makes me wonder
If I ever gave a fuck about you

Give me something to believe in
Cause I don't believe in you anymore, anymore
I wonder if it even makes a difference to try
So this is goodbye

Got them resting in my head {?}
Decisions that made my bed
Now I must lay in it
And there are things I left unsaid

I want to dive into you
Forget what you're going through
I get behind, make your move
Forget about the truth

I still don't have the reason
And you don't have the time
And it really makes me wonder
If I ever gave a fuck about you

Give me something to believe in
Cause I don't believe in you anymore, anymore
I wonder if it even makes a difference
It even makes a difference to try

and you told me how you're feeling
But I don't believe it's true anymore, anymore
I wonder if it even makes a difference to cry
So this is goodbye

I've been here before
One day a week
And it won't hurt anymore

You caught me in a lie
I have no alibi
The word is set on how to mean me {?}

Cause I still don't have the reason
And you don't have the time
And it really makes me wonder
If I ever gave a fuck about you

You and I... and so this is goodbye

Give me something to believe in
Cause I don't believe in you anymore, anymore
I wonder if it even makes a difference
It even makes a difference to try

And it's over, hurt the feeling {?}
But I don't believe it's true anymore, anymore
I wonder if it even makes a difference to cry
So this is goodbye

So this is goodbye, yeah {3X}

03.21

iklas

posted under by faizah | Edit This

saat dunia berhenti berputar
saat manusia tak sanggup lagi berharap
ketika mentari tak sanggup lagi berjanji
menyinari dunia yg telah kau singgahi

mampukah kau untuk berbagi
tanpa hasrat ingin diberi
di hadapanNya
di hadapanMu ya Allah

sesungguhnya manusia takkan bisa
menikmati surga tanpa ikhlas di hatinya
sesungguhnya manusia takkan bisa
menyentuh nikmatNya tanpa tulus di hatinya

nb : Lagu ini bagus banget dan mengingatkan aku untuk selalu ikhlas……

03.19

Orang yang kasmaran

posted under by faizah | Edit This

Kalau bulan lesu di malammu
mentari akan redup di siangku
kalau bunga layu di tangkaiku
daun akan kuncup di rantingmu
kalau pulaumu merapat ke daratanku
hulumu akan mendekat ke muaraku

Kalau kau angin luka
akulah bukit pasir tempat kau
membaringkan lara
kalau aku ombak gundah
kaulah beting pasir tempat aku menggulingkan gulana
kalau tiba musim gelora
di manakah pula
angin dan ombak hendak bermanja?

Jika ada sebuah taman
biarlah aku menjadi bangku
dan kaulah itu serumpun bambu
tumbuh rendang meneduhiku
kalau ada sebuah tasik
kaulah perahu kecil
berlabuh tenang di tambatanku
apakala tiba waktu senja
lembayung indah itu
kita yang mewarnakannya.

03.16

Tidak Menjadi penghalang bagi orang lain

posted under by faizah | Edit This

Saat pergi ke kantor, pulang kantor atau ke mana pergi dengan berkendara. Saya seringkali menjumpai pengendara-pengendara lain yang dengan seenaknya menyalip saya ataupun kendaraan lain tanpa memperhatikan keselamatan atau perasaan orang lain yang menjadi korban penyalipannya. Seringkali saya jengkel karena menjadi korban penyalipan, kadang saya hanya bisa mengusap-usap dada saya sambil tidak abis pikir kok tega-teganya dia melakukan penyalipan itu pada saya.

Suatu waktu saya pernah juga saya emosi hingga tidak ada yang mau mengalah hingga akhirnya terjadi adu mulut, alasan yang dikemukakan si penyalip bahwa ia buru-buru, saya gak mau kalah saya bilang siapa sih yang gak buru-buru pagi-pagi begini, kalau gak mau buru-buru kenapa gak berangkat lebih pagi saja. Akhirnya peristiwa ini berlalu saja tanpa ada penyelesaian.

Pernah juga suatu kali saya menemukan ada pengendara motor yang terjatuh karena tidak sabar dan berusaha menyalip sebuah mobil dengan kecepatan tinggi, syukurlah keadaan jalan pada saat itu sepi dan si pengendara mobil menjalankan kendaraannya dalam kecepatan rendah jadi kecelakaan tersebut tidak terlalu fatal walaupun ya…tetap saja sakit juga kalo jatuh dari motor.

Saat lampu menyala merah, para pengendara sepeda motor - kadang-kadang saya juga - menyelip berusaha mencari celah walau sesempit lubang jarum yang penting bisa masuk untuk sampai di jajaran paling depan, seringkali mengambil jalur kiri yang diperuntukkan untuk kendaraan yang hendak belok ke kiri, demi suatu hal cepat sampai di tujuan terang saja pengendara yang hendak berbelok ke kiri jadi sewot.

Saya juga pernah jatuh dari sepeda motor saya karena jalanan yang licin akibat tangki diesel milik sebuah bus bocor dan cecerannya membasahi jalan. Saat jatuh saya ditolong oleh tukang-tukang ojek yang mangkal dekat situ. Ternyata saya adalah korban ke sekian yang ditolong oleh para tukang-tukang ojek, karena beberapa menit yang lalu sudah ada dua orang yang menjadi korban. Saya gak abis pikir koq bisa-bisanya tangki itu gak diperiksa dulu sebelum bus dijalankan trus si sopir baru sadar setelah beberapa pengendara memberitahukan hal tersebut.

Belum lama ini saya ngobrol-ngobrol dengan seorang teman sekantor yang juga pernah menjadi korban ganasnya lalu lintas Jakarta. Kita sama-sama mengeluh, tapi ada hal yang dikemukakannya yang menurut saya sangat inspiratif.

Dia memulai ceritanya dengan penyakit stroke yang menyerangnya saat ia berusia akhir 30 tahun, sehingga beberapa syarafnya menjadi tidak berfungsi hal ini membuat sang kawan tersebut agak kesulitan untuk melakukan beberapa hal yang menurut kita remeh tapi baginya sulit. Setelah stroke menyerangnya terjadi perubahan yang cukup drastis. Yang tadinya ia sering mengendarai sepeda motornya dengan kecepatan tinggi sekarang ia harus mengendarai sepeda motornya dengan kecepatan normal, yang tadinya bisa selip sana selip sini, slonong sana slonong sini sekarang ia menjadi pengendara sepeda motor yang tertib karena koordinasi antar syaraf yang telah rusak.

Ia berkata bahwa sekarang ia tidak bisa seperti dulu lagi tapi sekarang ia bersyukur karena ia tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain.

“Kalau kita tidak bisa menjadi berkat bagi orang lain, setidak-tidaknya janganlah kita jadi batu sandungan bagi orang lain” demikian katanya. Saya terus terang tersentak mendengar kata-katanya, saya lalu bercermin diri karena seringkali saya menjadi batu sandungan bagi orang lain ketimbang jadi berkat bagi orang lain. Di jalan sering kali saya mengumpat dan memaki jika saya disalip oleh pengemudi lain, saya sering membuat orang lain senewen kadang juga istri saya senewen karena cara mengemudi saya yang membuat jantungnya berolahraga.

Selepas ngobrol-ngobrol itu saya berusaha tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain terutama di jalan tapi itu berat banget. Gila betul pikir saya tidak jadi batu sandungan saja sudah sulit gimana jadi berkat. Godaan-godaan banyak sekali muncul sampai kadang-kadang saya mengeluh. “Ya Tuhan saya kan gak minta yang besar-besar dan muluk-muluk yaitu jadi berkat bagi orang lain, saya Cuma minta supaya tidak jadi batu sandungan bagi orang lain”

Namun kembali muncul suara nun jauh di dasar hati saya. “Singkirkan dulu batu-batu sandungan yang ada dalam dirimu baru kamu bisa tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain”. Wah benar juga pikir saya. Sering dalam hati kita, kita temukan batu-batu mo batu yang segede apa tau sampai kerikil-kerikil yang sering nyelip di sela-sela sepatu kita pasti ada aja batu-batu itu. Saya pikir saya harus berdamai dengan diri sendiri dulu baru batu-batu itu perlahan-lahan bisa disingkirkan dan kita bisa tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain bahkan lebih, kita bisa menjadi berkat bagi orang lain yang kita temui, siapapun dia.

Kalo menurut saya batu-batu tersebut misalnya dendam, iri, dengki, egois dan segala turunannya yang buruk-buruk gitulah. Ada hal-hal yang sebenarnya belum kita bereskan yang akhirnya bertumpuk-tumpuk hingga masuk ke bawah sadar kita menjadi paradigma kita dalam memandang sesuatu. Atau bahasa yang lebih indahnya kita belum berdamai dengan diri kita sendiri. “Kan mustinya dia begini jangan begitu dong ke kita”. “Kamu seharusnya ngerti dong kalo saya tuh maunya begini bukan begitu”. Saya pikir benar juga, kita mungkin memahami suatu masalah dari kacamata kita sendiri dari paradigma kita sendiri, tapi apa pernah kita memandang dari kacamata atau paradigma orang lain terhadap suatu realitas yang sama? Atau apakah kita tahu dan sadar betul bahwa apa yang kita lakukan itu baik adanya untuk semua pihak bukan untuk pihak saya? Atau pernahkah kita memahami orang lain sebelum kita minta dipahami oleh orang lain.

Yang menariknya setelah berusaha cukup keras dan harus membuang batu-batu dalam hati, saya itu saya lebih nyantai dan tenang dalam menghadapi masalah-masalah di jalan. Peduli kalian mo kebut-kebutan, ..gi dah sono, toh ntar ketemu lagi di depan, gimana nggak wong jalanannya macet ato kena lampu merah. Gi deh sono kebut-kebutan ntar juga harus pelan karena jalanan di depan bopeng-bopeng atau ada polisi tidur yang melintang menghadang. Biarin aja kalian ngebut-ngebut toh tiba lebih cepat yang kalian damba-dambakan harus dibayar oleh jantung yang berolahraga high impact aerobic syukur-syukur kalo gak kecelakaan. Kayaknya untuk hal yang satu ini saya jadi teringat pepatah Jawa alon-alon waton kelakon. Lebih baik biasa-biasa aja tapi gak cepat sakit syaraf karena stress dan yang penting lebih safe.

03.15

Temui Cintamu OK..!

posted under by faizah | Edit This

“Bila Anda tak mencintai pekerjaan Anda, maka cintailah orang-orang yang bekerja di sana. Rasakan kegembiraan dari pertemanan itu. Dan, pekerjaan pun jadi menggembirakan.

“Bila Anda tak bisa mencintai rekan-rekan kerja Anda, maka cintailah suasana dan gedung kantor Anda. Ini mendorong Anda untuk bergairah berangkat kerja dan melakukan tugas-tugas dengan lebih baik lagi.

“Bila toh Anda juga tidak bisa melakukannya, cintai setiap pengalaman pulang pergi dari dan ke tempat kerja Anda. Perjalanan yang menyenangkan menjadikan tujuan tampak
menyenangkan juga.

“Namun, bila Anda tak menemukan kesenangan di sana, maka cintai apa pun yang bisa Anda cintai dari kerja Anda: tanaman penghias meja, cicak di atas dinding, atau gumpalan awan dari balik jendela. Apa saja.

“Bila Anda tak menemukan yang bisa Anda cintai dari pekerjaan Anda, maka mengapa Anda ada di situ? Tak ada alasan bagi Anda untuk tetap bertahan. Cepat pergi dan carilah apa yang Anda cintai, lalu bekerjalah di sana. Hidup hanya sekali. Tak ada yang lebih indah selain melakukan dengan rasa cinta yang tulus.”

top